Perbedaan Gaya Pacaran Orang Indonesia dan Orang Korea

Perbedaan Gaya Pacaran Orang Indonesia dan Orang Korea

Perbedaan Gaya Pacaran Orang Indonesia dan Orang Korea


Pacaran itu hak semua orang yang ada di seluruh penjuru negeri dan berbagai behalan dunia. Asalkan sudah matang, dewasa, dan bertanggung jawab dalam menjalin hubungan, sah-sah saja kok. Rakyat jelata sampai konglomerat bisa mulai pacaran saat memasuki fase remaja bersamaan dengan perkembangan hormonnya.

Masing-masing negara memiliki ciri khas sendiri saat berpacaran. Karena keunikannya itulah membuat gaya pacaran dari suatu negara bisa saja ditiru oleh negara lainnya. Termasuk salah satunya gaya pacaran orang Korea.

Kita pun sudah mengetahui, Korea memiliki andil yang cukup besar dalam dunia hiburan tanah air, terutama dalam bidang musiknya. Musik KPop telah menjalar masuk ke Indonesia bagaikan air terjun yang mengalir dari atas, sangat syahdu. Karena itulah, banyak muda-mudi Indonesia yang mencoba meniru gaya-gaya khas orang Korea.

Namun, tidak untuk hal yang satu ini. Gaya pacaran orang Korea memiliki perbedaan yang bertolak belakang dengan orang Indonesia. Apa saja sih perbedaannya?

1. Orang Korea Itu Lebih Suka Perjodohan Karena Memang Waktu Mereka yang Sangat Sibuk, Sedangkan Indonesia Lebih Baik Mencari Sendiri.

Debora Gracia

Jika kamu sering menonton drama korea tentu saja kamu sering melihat adengan dimana cowok sering dijodohkan oleh teman-temannya ke teman ceweknya. Atau mungkin orang tuanya juga saling menjodohkan demi alasan bisnis. Hal ini memang sudah biasa di Korea dan memang anak mudanya lebih suka perjodohan, karena mungkin keluarganya sudah saling mengenal.

Berbeda halnya dengan anak muda Indonesia yang lebih memilih mencari pasangan sendiri. Remaja Indonesia lebih suka berkenalan, berkencan sampai memutuskan menikah dengan pilihannya sendiri, meski memang ada juga yang melalui perjodohan. Makanya tak heran jika di Indonesia banyak kisah menjadi penjaga orang lain. Jadi untukmu yang sedang pacaran, pahamilah sehati tak menjamin setakdir.



2. Saat Kencan, Cowok Indonesia Selalu Membayar Pesanan Makanan. Sedangkan di Korea Lebih Sering Bayar Masing-Masing atau Bergantian.

kapanlagi

Di Indonesia jika sedang berkencan, mulai dari menonton sampai makan biasanya pihak cowoklah yang selalu membayarnya. Bahkan cewek kadang harus di jemput kerumahnya. Meski memang ada sebagian kecil cewek di Indonesia yang bisa diajak berbagi untuk membayar masing-masing atau gantian. Biasanya cewek seperti ini adalah cewek yang mandiri secara finansial dan bukan budak cinta juga.

Berbeda halnya dengan Korea, cewek di korea lebih mandiri dalam hal finansial sehingga dalam urusan kencan. Untuk biaya kencan biasanya akan bergantian yang membayar dan tak perlu juga dijemput. Karena akan datang langsung ke lokasi janjian tersebut.



3. Di Korea Menggunakan Barang Couple Itu Dianggap Romantis, Sedangkan di Indonesia Dianggap Lebay dan Cenderung Budak Cinta.

@_ulzzang._couple_

Untuk membuktikan rasa cinta dan sayang, di korea sebagai pasangan sering kali menggunakan barang-barang couple yang mengartikan bahawa mereka sudah terikat dan menjalin hubungan. Selain itu, ingin menunjukkan ke teman-temannya atau dunia lainnya bahwa dia sudah tak sendiri sehingga meminimalisir perselingkuhan juga.

Berbeda halnya di Indonesia, jika ada pasangan yang memakai barang-barang couple khususnya baju couple. Dan di pakai secara bersamaan sering dianggap sebagai budak cinta atau bahkan yang sering mengejek dari panti asuhan mana ini. Jadi pasangan yang ada di Indonesia wajib tahu juga ini, tanda kamu sebagai budak cinta.



4. Pasangan di Korea Merayakan 100 Hari Jadian, Sedangkan di Indonesia Tergantung Tingkat ke'Alay'-anya, Ada yang Bulanan dan Ada Juga yang Tahunan.

dreamers

Di korea, biasanya hubungan yang baru terjalin dan mengikat sebagai pasangan kekasih. Mereka akan merayakan hari jadiannya pertama di hari ke 100. Setelah itu mereka tak merayakannya lagi untuk 100 hari berikutnya. Melainkan tergantung kesepakatan pasangan, biasanya sekali setahun.

Tak jauh berbeda dengan Indonesia, jika pasangan yang normal akan merayakannya sekali setahun dan ada juga yang tak merayakannya. Namun, ada juga yang merayakannya per minggu, per bulan, semuanya tergantung tingkat ke alay an masing-masing pasangan.



5. Di Korea Sangat Mudah Menemukan Lelaki Membawa Tas Pasangannya, Di Indonesia mungkin Kamu Dianggap Sebagai Bucin Sejati.


Jika kamu sedang berjalan-jalan di korea, kamu dengan sangat mudah menemukan pasangan muda-mudi dan yang membawa tas pasangan adalah laki-laki. Hal ini sudah menjadi semacam tradisi pasangan di korea.

Berbeda jauh di Indonesia, untuk urusan membawa tas pasangan sangat sulit ditemukan. Hal ini karena pandangan masyarakat juga yang masih menganggap hal tersebut kurang wajar. Kecuali memang membawa barang-barang pasangan yang lumayan berat. Itu masih wajar.



6.Larang Pulang Larut malam


Larangan pulang larut malam sangat berlaku bagi negara Korea. Larangan ini berlaku bagi mereka yang masih tinggal bersama orangtuanya. Maka dari itulah, gaya pacaran orang Korea terbilang sehat dan teratur.

Kalau Indonesia malah banyak yang berpacaran hingga larut malam. Tanpa menghiraukan waktu, mereka sangat asyiknya keluar berduaan. Padahal di rumah ada seseorang yang mengkhawatirkan mereka. Tapi ada benarnya juga kalau bisa batas keluar malam itu diberlakukan, terutama bagi kaum perempuan.

Nah itulah Perbedaan Gaya Pacaran Orang Korea Dengan orang Indonesia.


Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar