Siapa Bilang Jomblo Itu Menyedihkan? Baca Ini Deh Biar Kamu Ngerti


Menjadi jomblo adalah hal yang tidak diinginkan oleh kebanyakan orang. Padahal, menjadi jomblo bukan berarti kamu tidak laku, hanya saja Tuhan sedang menyimpan jodohmu. Suatu saat, kamu pasti akan bertemu dengannya, seseorang yang kamu percayai akan menjadi takdirmu. Wis to, percaya aja...

Banyak anak muda yang bilang kalau jomblo itu rasanya ngenes banget atau sering juga disebut “jones” alias Jomblo Ngenes. Siapa bilang? Enggak keleeesss....Mereka yang bilang begitu mungkin belum bisa menerima keadaan, gak ada kesibukan atau mungkin masih mengharapkan mantan haaa.. yaelaah!!

Memang sih, di zaman milenial seperti sekarang ini pacaran seperti sebuah keharusan. Sungguh miris memang, maka dari itu jadikan dirimu sebagai jomblo yang berkelas, ubahlah mindset orang-orang disekitarmu bahwa kamu yang statusnya jomblo bisa lebih hebat dari mereka yang punya pacar, bukan jomblo ngenes yang tidak laku yang hanya suka ngegalau.

Memangnya Jomblo itu Hina yaaaa ???

Kalau sampeyan berfikiran seperti itu, hmmmm itu salah besar. Sungguh salah besar. Kenapa saya berkata seperti ini? Karena sebenarnya Jomblo itu anugrah. Dengan kejombloanmu, kamu tak akan lagi merasakan yang namanya galau karena disakiti. Mungkin inilah cara indah dari Tuhan untuk menjagamu dari kemaksiatan dan godaan setan.

Selain itu, bukan tidak mungkin Tuhan sudah mempersiapkan jodoh yang terbaik untukmu. Percayalah Tuhan sudah menciptakan manusia secara berpasang-pasangan, jadi jangan khawatir kamu akan jadi jomblo abadi. Selagi ada usaha untuk mencari jodoh pasti Tuhan akan mempermudah dan memepertemukannya.

Jomblo itu Gak Laku dan Menyalahi Kodrat Manusia

Gak laku?? emang dagangan!! Ada yang bilang kalu Jomblo itu gak laku dan menyalahi kodrat manusia yang konon diciptakan saling berpasangan. lhaahhh...

Udah baca sejarah tentang Rabi’atul Andawiyah ?? salah satu ulama sufi paling disegani dalam sejarah peradaban Islam, ia memilih untuk tidak menikah sampai akhir hayatnya. Bukan karena tidak laku, ya. Beberapa kali orang-orang yang meminangnya ditolak. Ia tak ingin ada satu pun halangan untuk beribadah kepada Tuhannya.

Bahkan kebanyakan tokoh-tokoh hebat yang tercatat dalam sejarah adalah orang-orang jomblo, Leonardo Da Vinci, Newton, Pascal, Immanuel Kant, Nikolai Tesla dan banyak lagi. Sains, etika, pengetahuan, dari empirisme, rasionalisme, teori-teori hukum gravitasi bahkan tokoh ilmuwan politik berasal dari buah pikiran orang-orang yang memilih jalan ninjanya sendiri untuk tetap seorang diri sepanjang hayatnya.

Berada dalam fase jomblo tidak ada yang salah. Jomblo bukan berarti tidak laku, belum laku, atau status yang memprihatinkan. Tidak semuanya yang punya pasangan berbahagia kok, semua tergantung dari yang menjalani.

Jomblo itu pilihan dari hati masing-masing, memilih jomblo dengan beberapa alasan; fokus karir, trauma takut patah hati atau mungkin belum bisa move on dari mantan khususnya yang masih berharap bisa balikan sama mantan ehh..:D

Dan yang perlu kamu tahu , meskipun usia seseorang sudah matang untuk menikah tapi masih berstatus jomblo bukan berarti dia punya kelainan jiwa lho. Ingat Bung Hatta?? Salah satu founding father Indonesia ini menikah di umur 43 tahun lhoo. Si kutubuku yang necis itu punya tekat yang kuat. Nggak akan mau menikah sebelum negara ini merdeka. Apa nggak gemetar dengkulmu mendengar sumpahnya itu? Bung Hatta rela mengesampingkan syahwat duniawinya demi melihat negara ini berdiri di atas kakinya sendiri.

Benar saja, Hatta baru menikah dengan Rachmi Rahim tiga bulan setelah Indonesia merdeka. Tuh lihat, beliau memerdekakan Indonesia dalam keadaan jomblo! Nah untuk kalian Kaum Tuna Asmara alias JOMBLO , lebih baik merdekakan dulu dirimu sendiri baru nikah.

Buktikan pada mereka yang suka membully jomblo bahwa sampeyan adalah JOMBLO KEREN. Jomblo yang produktif. Jomblo yang kreatif. Jomblo yang berprestasi. Inget ya gaes, masa muda datang hanya sekali maka manfaatkan masa mudamu sebaik-baiknya, jangan hanya sibuk pacaran atau ngegalau karena status jomblomu. Tapi jangan juga lengah wahai kaum jomblo, jangan sampai sampeyan kehilangan rasa menyukai terhadap lawan jenis.

Jadilah jomblo yang elegan, jangan jadi jomblo yang galauan. :)

~kts

Anda mungkin menyukai postingan ini

2 komentar

  1. Newsteen
    semoga segera dipertemukan