Grojogan Watu Purbo di Jogja , Air Terjun Bertingkat Yang Begitu Mempesona !


Kota Yogyakarta nggak pernah berhenti menawarkan destinasi wisata baru buat wisatawan yang datang ke sana. Dari setiap sudut kotanya, Jogja selalu berhasil membius wisatawan lokal hingga mancanegara lewat ragam destinasi wisatanya.

Destinasi terbaru di Jogja yang bisa kamu datangi adalah Grojogan Watu Purbo yang berada di Tempel, Sleman. Berasal dari aliran air yang mengalir di dam dam bertingkat, jadilah seperti air terjun (grojokan) yang cantik banget.

Keindahan ini didukung juga oleh pemandangan alam khas pedesaan serta penampakan dua puncak gunung, Merapi dan Merbabu, di bagian atas bendungan.

Adanya batu-batu besar yang berasal dari aliran lahar dingin Gunung Merapi semakin menambah nuansa keindahan wisata alam ini. Pada musim kemarau seperti sekarang, kejernihan air Grojogan Watu Purbo pun semakin menambah betah wisatawan untuk berlama-lama.

pesona keindahaan Grojogan Watu Purbo di Jogja
ig @will_jonatan

Nama air terjun ini sendiri diambil dari kata grojogan (bahasa jawa) yang berarti air terjun dan watu purbo yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti batu purba. Hal ini dikarenakan kamu bisa menemukan batu-batu besar yang ada di sisi kanan atau kiri air terjun. Namun, belum diketahui secara pasti berapa umur batu tua tersebut.

Grojogan Watu Purbo ini disebut-sebut sebagai miniaturnya Air Terjun Niagara di Amerika Serikat. Disebut demikian, karena Grojogan Watu Purbo ternyata memiliki enam tingkatan. Dan ketinggian air terjun di tempat ini pun bervariasi, mulai dari 3 meter hingga 7 meter.

Dilansir Antara News, air terjun yang terletak di Desa Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, itu merupakan sebuah sabo atau dam. Dibuat bertingkat, air terjun ini didesain untuk menahan laju erupsi Gunung Merapi.

Sementara itu, aliran Grojogan Watu Purbo juga bersumber dari Sungai Krasak dan Sungai Bebeng yang membentang di lereng Gunung Merapi. Grojogan ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1975, namun sekitar 2017 lalu mulai digarap menjadi tempat wisata oleh Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.

Hingga kemudian di awal tahun 2020, destinasi wisata yang terbilang baru di Yogyakarta ini pun viral dan menjadi buruan wisatawan. Kini, foto Grojogan Watu Purbo wira-wiri di Instagram. Tapi ingat ya gaes, jika ingin berfoto sebaiknya hati-hati karena beberapa titik lokasi agak licin. Disini kamu gak cuman berfoto saja, tapi juga sebagai tempat tujuan bersepeda, berenang dan bermain air.

ig @imokiyy

Tak hanya itu saja, kamu juga bisa menikmati makanan khas pedesaan di Sleman seperti jadah dan tempe bacem sangat cocok dijadikan teman menyantap kopi panas di warung-warung yang tersedia di Grojogan Watu Purbo. Bagi yang lelah datang, beberapa warung juga menyediakan es dawet hitam untuk pengobat dahaga. Mantap bukan ??

Terkait dengan harga, semuanya tidak ada yang akan menguras isi kantong. Soalnya, harga makanan dan minuman di sana hanya berkisar di bawah sepuluh ribu rupiah.

ig @sayyidatunnisa98

Lokasi Grojogan Watu Purbo Yogyakarta

ig : @santi_shan2

Lokasi Grojogan Watu Purbo tidak jauh dari jalan raya Jogja – Magelang, hanya kurang lebih 2,5 kilometer saja, yaitu di Desa Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, 5552. Lokasi wisata ini cukup mudah dijangkau dengan kendaraan.

Namun, jika kamu masih merasa kebingungan, kamu dapat memanfaatkan bantuan Google Maps sebagai pemandu perjalananmu. Selain itu, kamu tak perlu merasa sungkan untuk bertanya pada penduduk sekitar bila belum menemukan lokasi air terjun ini.

Rute Grojogan Watu Purbo Jogja

ig @oktivikasuryadewi

Rute Grojogan Watu Purbo yang dapat kamu tempuh yaitu dari Jalan Magelang, belok ke arah utara di lampu merah Tempel Turi Sleman. Kemudian kamu memasuki Gapura Desa Merdikorejo hingga menemukan papan penunjuk jalan menurju lokasi ini. Selanjutnya, kamu hanya perlu menempuh jalan yang belum diaspal sejauh 700 meter hingga sampai di lokasi air terjun.

Jika berniat untuk bersepeda menuju grojokan ini, Kamu juga dapat menempuh daerah Jombor menuju arah Segeyan, lalu ke Cebongan, sampai melintasi pasar yang berada di bawah jembatan Krasak. Terdapat dua jalur bersepeda ketika mendekati lokasi air terjun, yakni jalur atas dan jalur bawah. Di jalur atas terdapat lapak warga setempat yang menjual jajanan-jajanan pasar. Semetara jalur bawah yang terdapat turunan tapi tidak terlalu tajam ini menawarkan pemandangan yang indah untuk diabadikan.

Tiket Masuk ke Grojogan Watu Purbo di Jogja


Untuk sementara tiket masih seikhlasnya, namun bisa jadi dalam waktu dekat ada tarif masuk. Hanya saja kamu perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5 ribu hingga 10 ribu.

Fasilitas

Sedangkan untuk fasilitas umum seperti area parkir, toilet hingga tempat ibadah sudah ada. Namun memang belum tertata rapi. Jalan menuju lokasi Air Terjunnya pun juga cukup menguras tenaga. Tapi tak perlu kawatir, hal inilah yang membuat Grojogan Watu Purbo masih sangat alami dan asri.

ig @tiara_bel

Cukup sekian ulasan tentang Grojogan Watu Purbo di Jogja yang begitu mempeosna. Bagi kamu yang memiliki jiwa petualang, destinasi ini cocok untuk kalian kunjungi. Rasakan kesejukan alam dan serunya liburan bersama keluarga di air terjun ini. Bukan hanya keluarga, teman atau pasangan yang suka traveling di objek wisata alam.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar