Kesepian Meskipun Sudah Punya Pasangan? Mungkin Ini Masalahnya

Kesepian Meskipun Sudah Punya Pasangan? Mungkin Ini Masalahnya

Kesepian Meskipun Sudah Punya Pasangan? Mungkin Ini Masalahnya

Banyak Yang bilang, jomblo pasti kesepian. Siapa bilang? Buktinya kamu.. iya kamu , yang sudah punya pasangan tapi ternyata sedang gundah gulana, dan merasa sendirian belakangan ini.

Perasaan kesepian bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, walaupun di saat punya pasangan atau sedang menjomlo.

Banyak orang terburu-buru mencari pasangan untuk mengisi kekosongan dalam hidupnya. Mereka yakin jika sudah punya pasangan, mereka akan selalu bahagia dan tidak akan kesepian lagi seumur hidup. Tapi sedihnya, anggapan tersebut salah besar; karena realitanya memiliki pasangan tidak akan mengatasi rasa kesepian.

Kalau mencari pasangan karena kesepian, Kamu akan menuntut pasangan untuk selalu membahagiakan mu. Kalau pasangan menolak, kamu pasti bilang: “Sebagai pasangan, harusnya kamu bahagiakan aku, dong. Kamu harus selalu ada buat aku.” Dengan anggapan seperti itu, cepat atau lambat hubungan akan putus/cerai.

Memiliki pasangan memang menambah kebahagiaan, tetapi tidak akan bisa mengatasi rasa kesepian atau mengisi kekosongan diri. Jika Kamu sudah punya pasangan tapi masih merasa kesepian, berarti ada masalah yang tersembunyi dalam hubungan yang harus segera diselesaikan.

Orang Yang Sudah Berpasangan Justru Lebih Gampang Kesepian

Kesepian Meskipun Sudah Punya Pasangan
@aztry_kirei


Dalam sebuah survey di Amerika Serikat yang diadakan tahun 2018 oleh Cigna pada 20 ribu orang, ternyata 50 persen pasangan selalu merasa kesepian atau diabaikan. Lebih dari 40 persen menganggap hubungan mereka sudah tidak menyenangkan lagi.

Tidak cuma itu, ada juga penelitian dari Pew Research Center yang mengungkapkan 1 dari 10 masyarakat Amerika Serikat yang sudah berkeluarga merasa kesepian.

Itulah akibat yang Kamu rasakan bila mencari pasangan untuk mengisi kekosongan dalam diri. Pasangan tidak akan pernah bisa mengatasi kekosongan tersebut. Bahkan bagi pasangan yang bahagia pun, pasti ada saatnya mereka merasakan adanya jarak dalam hubungan atau menganggap pasangan sudah tidak seperti dulu lagi. Itu yang membuat mereka mulai merasa kesepian.

Selain itu, pasangan juga lebih mudah merasa kesepian jika ada suatu masalah terpendam. Jika tidak segera diselesaikan, masalah itu akan jadi beban konflik yang menumpuk, lalu akhirnya akan menjauhkanmu dan pasangan.

Jessica Small, LMFT, seorang relationship coach dan penasehat pernikahan menyebutkan salah satu terbentuknya jarak adalah kurangnya momen-momen intim yang dulu sering dilakukan di awal hubungan, tetapi sekarang sudah tidak lagi dilakukan. Misalnya: tidak ada lagi peluk dan cium setiap pagi atau sebelum tidur, jadwal kencan setiap minggu berkurang, dan lain sebagainya. Makanya, banyak pasangan yang mengeluh kesepian karena pasangannya sudah berubah tidak seperti dulu lagi.

Jika Kamu merasa kesepian saat sudah punya pasangan , biasanya Kamu punya 4 masalah ini :

1. Kamu dan Pasangan Memiliki Masalah Komunikasi

Merasa Kesepian Meskipun Sudah Punya Pasangan
@anindyahsdw


Tony Gaskins berkata, “Communication to a relationship is like oxygen to life. Without it, it dies.” Artinya, kalau Kamu merasa kesepian meskipun sudah punya pasangan, bisa jadi kalian punya masalah komunikasi. Masalah komunikasi bisa terjadi kalau kalian jarang atau nyaris tidak pernah ngobrol atau kalian belum tahu cara komunikasi yang tepat.

Pasangan adalah salah satu orang terdekat dalam hidupmu , sehingga kamu akan mudah merasa kesepian kalau dia tidak tahu apa yang sedang kamu rasakan. Namun, bagaimana caranya pasangan tahu kamu sedang kesepian jika tidak diceritakan secara langsung? Kurangnya atau masalah komunikasi harus segera kamu bicarakan pada pasangan. Selalu sempatkan waktu yang untuk ngobrol dengan pasangan dan mengungkapkan perasaan satu sama lain.

Don’t assume your partner knows about everything you expect in a relationship. Let them know. A relationship should be based on communication, not on assumption.



2. Lupa Menyempatkan Waktu Untuk Berkomunikasi Saat Quality Time

@shinta_vee96


Apa yang kamu bayangkan saat quality time dengan pasangan? Biasanya yang ingin kalian lakukan adalah jalan bareng, makan malam romantis, nonton film, liburan, atau apa pun yang penting kalian bisa bersenang-senang. Hal ini tidak salah untuk dilakukan, tetapi sayangnya, kalian jadi lupa meluangkan waktu buat ngobrol intim berdua.

Amy McManus, seorang terapis pernikahan dan keluarga, menyebutkan jangan sampai kamu dan pasangan lupa berkomunikasi karena terlalu sibuk bersenang-senang. Bersenang-senang dengan pasangan memang penting supaya hubungan tidak mudah jenuh. Namun, jangan sampai kamu dan pasangan melupakan komunikasi.

Sama halnya jika kamu dan pasangan sama-sama sibuk bekerja. Banyak pasangan yang malas ngobrol setelah seharian bekerja dengan alasan terlalu capek dan tidak ada waktu. Sesampainya di rumah, mereka malah sibuk dengan kegiatan masing-masing, tidak ada sesi curhat atau mengobrol. Akibatnya, mereka jadi tidak tahu keadaan diri satu sama lain dan perlahan menjauh.

Kalau kamu serius menganggap hubungan kalian berharga, kamu harus mau dan siap meluangkan waktu untuk menyampaikan isi hatimu ke pasangan dan sebaliknya. Komunikasi yang lancar menciptakan keterbukaan di antara pasangan, sehingga konflik apa pun yang kalian hadapi bisa diatasi dengan mudah.


3. Kamu Enggan atau Takut Membuka Diri Pada Pasangan

@dhelaputrii


 

Salah satu penyebab masalah komunikasi adalah salah satu pihak enggan membuka diri. Pernah tidak, kamu enggan membicarakan suatu topik dengan pasangan karena kamu pikir, “Kasihan dia lagi capek kerja, mending nggak usah diomongin,” atau “Buat apa sih diomongin, nggak penting banget topiknya,” atau “Nanti kalau diomongin, dia bakal marah terus kita bertengkar”?

Sikap-sikap seperti itu yang justru membuat kamu makin kesepian dan menjauh dari pasangan. Kamu  dan pasangan seharusnya bisa membicarakan apa pun, baik hal positif atau negatif. Aneh sekali kalau kamu sering merasa tidak nyaman mengungkapkan isi pikiranmu dengan pasangan, karena pasangan semestinya adalah orang yang paling bisa kamu percaya. Tandanya ada suatu masalah pada diri kamu sendiri atau pada hubungan yang menghalangi kalian untuk berkomunikasi.

Kalau sudah tahu penyebab enggan berkomunikasi, beranikan diri untuk bicara dengan pasangan. Contohnya, “Selama ini aku takut obrolin masalah keuangan sama kamu. Yuk, kita omongin sekarang.” Dengan begitu, kamu dan pasangan akan lebih mudah mengeluarkan uneg-uneg dan kekhawatiran yang selama ini terpendam.


Terkadang kamu kesepian bukan karena pasangan, melainkan karena dirimu sendiri.

@tanayalyssia


Seseorang mudah merasa kesepian kalau dia lupa memperhatikan diri sendiri dan memenuhi kebutuhan dirinya, sehingga dia mencari-cari perhatian dari pasangan. Kalau kamu terus-terusan seperti ini, Kamu akan berubah jadi pasangan clingy yang membebani pasangan. Supaya tidak menjadi seperti itu, belajarlah untuk menghadapi kesendirianmu.

Menurut Niloo Dardashti, seorang psikolog dari New York, cara mengatasi rasa kesepian adalah dengan meluangkan waktu sendiri. Mungkin kamu perlu melakukan self-care dengan luangkan waktu sendiri untuk membantu diri kamu sendiri menikmati kesendirian. Luangkan waktu sendiri untuk cari kesibukan baru, lakukan meditasi, atau manjakan diri. Setelah kamu nyaman dengan kesendirian itu, kamu tidak akan mudah takut kesepian. 

 

@burhanbaritonnew


Nggak ada hubungan yang sempurna, meski kamu memiliki pasangan yang tulus mencintaimu pasti kamu pernah merasa kesepian bersamanya. Tentu hal ini dilandasi oleh banyak faktor yang pasti berasal dari diri kamu sendiri.

Jadi inti dari kesepian dalam hubunganmu itu adalah kamu sendiri. Cobalah untuk lebih terbuka dan asyik dengan pasanganmu. Percayalah, hubungan baik dimulai dari diri sendiri.



Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar