13 Oktober Hari Tanpa Bra , Begini Sejarah dan Manfaat Melepas Bra

13 Oktober Hari Tanpa Bra , Begini Sejarah dan Manfaat Melepas Bra

Hari Tanpa BH

 

Gimana kabar hari ini , sehat? masih jomblo? kasihan. Hari ini tanggal 13 Oktober diperingati sebagai Hari Tanpa Bra (kutang) atau dikenal juga No Bra Day.

Kabarnya, perayaan ini diadakan dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran perempuan atas bahaya kanker payudara. Selain itu, gerakan global ini juga merupakan bagian dari peringatan bulan kesadaran kanker payudara atau breast cancer awareness yang tiap tahun diperingati pada bulan Oktober.

Meski memiliki tujuan yang positif, ternyata No Bra Day kerap menuai kontroversi. Bahkan sejak kemunculannya, banyak pro kontra yang menyelimuti inisiasi ini. Salah satunya adalah beredar foto-foto perempuan tanpa bra yang disalah gunakan menjadi konten porno di media sosial.

Banyak kritik berdatangan dan menganggap bahwa gerakan ini mengeksploitasi tubuh perempuan dan menjadikannya sebagai objek seksualitas. Hal ini terjadi karena banyak perempuan mengunggah foto tanpa mengenakan bra ke media sosial. Membuat foto mereka tersebar dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab dan dijadikan sebagai konten negatif.
Populernya No Bra Day di media sosial juga menghadirkan kesan gerakan ini menyepelekan sebuah penyakit serius yang tengah dihadapi oleh jutaan perempuan di seluruh dunia.

Arti Kata Beha

Dalam Wikipedia, bra atau Beha alias Kutang adalah pakaian dalam yang biasa digunakan oleh manusia berjenis kelamin perempuan.

Beha juga ditulis BH atau biasa juga disebut Kutang atau Bra. Beha atau yang disingkat dengan BH merupakan kependekan dari Bahasa Belanda, yakni Buste Houder (BH), saat diserap dalam Bahasa Indonesia, tersisa hanya singkatannya saja.

Nama populernya di Indonesia adalah Kutang. Namun sekarang ini kata Bra sudah mulai menggeser kata Beha ini, kata yang berasal dari Bahasa Prancis, brassiere dan diterima dalam Bahasa Indonesia melalui Bahasa Inggris.

Istilah kata "Kutang" sendiri berasal dari masa di saat Deandles menerapkan sebuah sistem kerja paksa di kepulauan Jawa.

Jadi di saat di waktu itu di hari pertama ada pengerjaan sebuah proyek pembuatan jalan pos Anyer-Panarukan, di mana pada proyek tersebut banyak budak pribumi mau itu laki-laki ataupun perempuan yang bekerja dengan hanya mamakai kain semacam cawat pada tubuh bagian bawah. Sedangkan pada tubuh bagian atas mulai dari pusar hingga sampai ke leher itu nyaris telanjang.

Lalu mandor yang bertugas di tempat pada waktu di saat itu adalah seorang yang berkebangsaan Prancis namanya Don Lopez Comte de Paris.

Jadi mandor tersebut mungkin merasa risih atau tidak dengan melihat keadaan seperti itu. Hingga akhirnya, Don Lopez Comte de Paris (mandor) memotong secuil kain putih, lalu memberikannya kepada salah satu budak yang perempuan.

Di saat ketika mandor hendak memberikan secuil kain yang telah di potong tersebut pada si budak dan lalu berkata, ”Hai Nona Tutup bagian berharga itu”, dengan logat atau dialek bahasa prancis di mana kata "berharga" jika dalam bahasa prancisnya adalah coutant.

Budak perempuan itu sama sekali tidak mengerti mengapa ia di berikan secuil kain putih, karena perempuan bertelanjang dada di masa itu adalah sesuatu hal yang biasa.

Karena Budak perempuan itu bingung, don Lopez jadi merasa jengkel, hingga akhirnya dia menunjuk-nunjuk payudara budak tersebut sambil terus - menerus mengatakan Coutant..! Coutant,,,,! Coutant,,,,!

Hingga akhirnya budak pribumi yang melihat kejadian tersebut mengerti kalo secuil kain putih yang di berikan oleh mandor tersbut itu di maksudkan agar bisa menutup payudara wanita.

Dan dalam pemahaman mereka, secuil kain putih sebagai menutup payudara itu namanya adalah coutant. Namun seiring berjalannya waktu ke waktu kata countant dalam ejaan bahasa Indonesia melebur menjadi kutang.

Sejarah Hari Tanpa Kutang atau No Bra Day

Menurut situs Awareness Day, awalnya gerakan No Bra Day populer di Amerika Serikat sejak tahun 2011. Gerakan ini kemudian dikenal oleh dunia setelah diramaikan oleh situs asal Prancis, Boobstagram. Melalui tagline ‘Showing your breasts on the internet is good, showing them to your doctor is better’ atau ‘Menunjukkan payudara Anda di internet adalah hal baik, menunjukkan payudara Anda kepada dokter bahkan lebih baik,’ Boobstagram ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kanker payudara.

Sedangkan menurut informasi di laman Wikipedia, sejak tahun 2011, No Bra Day pertama kali dipopulerkan di Amerika Serikat oleh pengguna media sosial dengan akun atas nama Anastasia Doughnuts pada 9 Juli 2011. Setiap tahun hingga 2013, ia menyuarakan kampanye tersebut di tanggal yang sama. Namun sejak tahun 2014 No Bra Day secara resmi diperingati setiap tanggal 13 Oktober.

Walaupun memiliki informasi yang berbeda, namun kedua latar belakang tersebut menunjukkan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesadaran perempuan akan kanker payudara.



 

sejarah hari tanpa BH

Manfaat Tidak Memakai BH

Bra atau BH adalah salah satu benda yang nggak bisa lepas dari kehidupan wanita. Selain manfaatnya sebagai penyangga dan pelindung payudara, bra juga digunakan untuk membentuk tubuh bagian atas supaya terlihat sempurna.

Meski punya fungsi tertentu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa terlalu sering mengenakan bra bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Sehingga para cewek justru disarankan untuk lebih sering melepasnya.

Oke, daripada bikin penasaran, inilah manfaat lebih sering melepas bra, dilansir dari laman Tip Hero berikut :

1. Membentuk payudara yang lebih ideal, nggak terlalu naik atau terlalu turun, apalagi besar sebelah. Oh, no!

Bertentangan dengan apa yang kita percaya, melepas bra justru nggak menyebabkan payudara melorot atau kendur karena nggak tersangga. Sebuah studi Perancis telah membuktikan bahwa justru pemakaian bra lah yang paling mungkin memiliki efek sebaliknya, menyebabkan payudara kehilangan bentuknya dari waktu ke waktu. Kenapa?

Menurut penelitian, “dukungan” dari bra akan melemahkan otot-otot di dada, membuat payudara terasa berat. Otot payudara yang tertarik ke atas secara paksa membuat bentuk payudara nggak ideal.

Jadi, untuk menjaga payudara tetap bulat dan memiliki bentuk yang ideal, sering-seringlah melepas bra jika memungkinkan, hal ini bertujuan supaya otot-otot dada lebih leluasa untuk melakukan tugasnya menopang payudara.

2. Melancarkan peredaran darah yang menyehatkan kulit payudara, nafas pun terasa lega dan ringan

Terlalu lama mengenakan bra dapat menekan payudara, penekanan tersebut membuat aliran darah di sekitar payudara menjadi terganggu. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan untuk mengharuskan cewek melepas bra saat tidur. Dengan melepas bra, akan memberikan waktu untuk melancarkan aliran darah di dalam payudara.

Selain itu, melepas bra juga memberi kesempatan untukmu bernapas lega dan ringan. Penekanan bra secara nggak langsung membuat pernapasan sedikit berat. Apabila napas menjadi leluasa, otomatis aliran darah di dalam payudara juga lancar, maka kinerja dan fungsi tubuh yang lainnya pun akan berjalan dengan maksimal.

3. Cewek yang mengenakan bra selama lebih dari 12 jam setiap hari berisiko terkena kanker payudara.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, terlalu lama mengenakan bra menyebabkan aliran darah yang nggak lancar di bagian payudara. Nah, aliran darah yang nggak maksimal ini menyebabkan dua hal krusial yang memicu kanker payudara.

Pertama, aliran getah bening di payudara menjadi terhambat. Normalnya, cairan getah bening menertalkan bahan limbah dan racun lain, serta menjauhkannya dari payudara. Kedua, suhu jaringan payudara meningkat sehingga memicu kemunculan sel-sel abnormal dalam payudara.

Dengan melepas bra, maka aliran darah di dalamnya pun menjadi lancar, sehingga risiko terkena kanker payudara pun bisa diminimalisir.

4. Makin sering payudaramu bebas tanpa bra, makin bagus juga pertumbuhannya. Solusi juga nih buatmu yang pengen memperbesar ukuran dan memperkuat ototnya

Bagimu yang masih dalam usia pertumbuhan, melepas bra baik saat tidur ataupun sewaktu-waktu sangat baik untuk pertumbuhan payudara. Pada saat tidur, hormon pertumbuhan akan dimulai. Melepas bra saat tidur sangat menunjang pertumbuhan payudara yang sedang terjadi, sehingga ukurannya akan lebih berisi dan bentuknya semakin ideal pula.

Kamu mungkin beranggapan bahwa bra akan menjaga payudara agar tetap terangkat dan mencegah kemelorotan. Faktanya, tanpa bra, otot-otot dada akan bekerja lebih keras untuk menopang dan memperkuat payudara. Hal ini nggak hanya membuat otot payudaramu lebih kuat, tapi juga meningkatkan ukurannya. Wah, bisa dicoba!

5. Termasuk kesehatan kulit juga terjaga; bintik-bintik merah, ruam, gatal apalagi jerawat nggak mampir lagi

Pemakaian bra terutama yang terlalu ketat, menyebabkan keringat dan kotoran terjebak di kulit sehingga menyebabkan bintik merah, ruam, jerawat bahkan infeksi. Sebab kulitmu akan jadi lembab, kotor, dan bakteri penyebab jerawat jadi tumbuh subur. Terkadang jerawat tersebut akan menimbulkan peradangan yang parah. Dan melepas bra akan mengurangi risiko terkena masalah kulit semacam ini.

Selain itu, melepas bra juga mengurangi bekas pemakaian bra pada punggungmu. Jadi, penampilanmu nggak terganggu lagi, deh.

6. Meringankan gejala PMS (Pre Menstrual Syndrome), alias nggak nyeri gara-gara payudara mengencang

Bagi cewek yang sedang dalam tahap PMS, dia akan merasakan nyeri pada kedua bagian payudaranya. Tanpa kamu sadari, pemakaian bra dalam jangka waktu lama apalagi yang terlalu ketat dapat menyebabkan nyeri dan sakit pada payudara.

Terutama jika bra yang dipakai adalah bra dengan penyangga dari bahan kawat. Dengan melepas bra, tentu dapat meringankan gejala nyeri dan sakit payudara saat PMS, bukan?

7. Nggak cuma itu, punggung juga merasa nggak terbebani dengan kamu melepas bra. Satu lagi masalah nyeri punggung teratasi

Cewek yang terlalu lama mengenakan bra, sadar atau nggak akan membuatnya lelah atau mengalami tekanan di area sekitar leher, punggung dan pundak. Mengenakan bra terlalu lama membuat punggung menjadi tertekan, dan memaksanya untuk menarik ke belakang, jika punggung sudah lelah, maka akan timbul rasa nyeri.

Nah, melepas bra akan membuat punggung terhindar dari tali bra yang ketat dan menekan punggung terlalu kencang. Kamu pun bisa merasakan sedikit kelegaan di kanan-kiri pundakmu.

8. Cewek manapun akan menjawab ini saat ditanya soal alasan mereka melepas bra, ‘kenyamanan’

Bagi kebanyakan cewek, kenyamanan menjadi alasan utama saat mereka memutuskan untuk melepas bra. Tanpa ada rasa mengganjal, tanpa ada rasa gatal dan iritasi. Apabila rasa nyaman telah kamu dapatkan, maka segala sesuatunya menjadi baik. Bernapas lebih lega, perasaan lebih enak, kesehatan pun ikut meningkat.


Itulah informasi mengenai 13 Oktober Hari Tanpa Bra, Hari Tidak Memakai BH, Sejarah Hari Tanpa Menggunakan Kutang Sedunia berserta manfaat menggunakan bra bh dan kutang buat kaum wanita.

Apakah ini bisa membantu ? silahkan di share, Siapa tahu bisa bermanfaat buat kawan wanita di sekitar anda. Sekian dan terimakasih .



Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar