Deretan Kata-Kata Indah Dari Sujiwo Tejo


Kamu pasti sudah pernah mendengar nama Sujiwo Tejo, salah satu seniman dan budayawan ternama di Indonesia. Beliau dikenal sebagai dalang, penyanyi, aktor, penulis buku, dan masih banyak lagi keahlian atau profesi yang beliau geluti. Tak jarang dalam pementasan wayang beliau keluar dari pakem, namun tetap saja pesan yang tersampaikan begitu dalam.

Sujiwo tejo yang merupakan salah seorang budayawan asal Jember ternama menjadi sosok yang sangat dikenal dengan karyanya dan juga kata-katanya yang mampu mewakilkan perasaan untuk orang terkasih. Pemilihan kata yang cerdas membuat tulisan-tulisannya disukai. Banyak dari kutipan Sujiwo Tejo yang terkenal.

Berikut adalah kata-kata mutiara dari Sujiwo Tejo yang menyinggung masalah perasaan bisa dijadikan inspirasi :

Quote Sujiwo Tejo Tentang Cinta dan Rindu


Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling telepon, SMS, BBM, tapi keduanya dan saling mendoakan.

Rindu dikalikan jarak sama dengan aku.

Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu.

Wanita itu suka ice cream dan coklat, namun lebih suka kepastian.

Banyak orang pacaran, seabrek orang menikah, tapi cuma segelintir yang sempat mengalami cinta.

Sebaikbaik wajah adalah senyum yang gampang dikenang, Kekasih.

Luka ini bukan tentang darah, kekasih, tetapi segenap luka luarmu kini telah menjadi luka dalam yang sunyi.

Membawa rinduku padamu, Kekasih, suatu saat angin ‘kan sampai, sangat sepoi mengusap tangismu.

Naskah sutradara kita tahu di depan, naskah Tuhan kita tahu di belakang.

Minta maaf, dengan segenap konsekuensinya, harusnya mudah dilakukan oleh siapapun yang belum beku.

Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan.

Cinta adalah ketika kuat kau rasakan kehadiran Tuhan dalam diri.

Cinta itu ga pake itung-itungan. Kalo udah mulai mikir pengorbanan itu namanya kalkulasi.

Tak ada lagi airmata yang dapat kau timba, Kekasih, karena sungguh rinduku padamu kini telah menyumur tanpa dasar.

Sunyi adalah setiap jalan yang kau susuri sendiri bersama kenangan.

Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu.

Cinta ternyata penjara dengan jeruji kasih sayang, maka kau kerap menangis tanpa merasa di bui, kekasih.

Bahkan dalam banyak kepercayaan dan agama, hal yang musikal dianggap lebih awal dan lebih akhir ketimbang teks katakata maupun rupa.

Orang hidup, termasuk saya, toh lebih sering memperhatikan wajah dan sifatsifat orang lain ketimbang detaildetail selebihnya.

Banyak yang yakin bahwa mawar cuma tumbuh di tanah. Padahal mawar juga bisa tumbuh di hati.

Mencintai khayalan mungkin memang lebih eksotis ketimbang mencintai sosok yang jelas jelas konkret di depan mata dan terikat di bumi.

Itulah kumpulan kalimat-kalimat karya Sujiwo Tejo. Bisa kamu jadikan caption di Media Sosial maupun dikirim kepada orang-orang tersayang seperti pacar, suami/istri, kerabat, teman dan lain-lain. :)

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar