Selama 2 Bulan Tutup Karena Lockdown, Tas & Sepatu Kulit Berjamur Parah


Apa yang terjadi ketika produk berbahan kulit ditinggal lama di ruangan lembab? Berjamur.
Begitulah nasib pada produk-produk yang berada di sebuah pertokoan di Sabah, Malaysia, seperti yang terlihat pada unggahan dari Nex Nezeum yang kini viral setelah dibagikan oleh puluhan ribu orang.



Sejak 18 Maret lalu, Malaysia telah berada dalam lockdown yang menyebabkan banyak mal dan pertokoan di seluruh negeri ditutup sementara. Ternyata, bukan hanya kerugian tidak adanya pendapatan yang dialami bisnis, tetapi juga kerusakan barang jualan.

Pada gambar tersebut, sejumlah tas berbahan kulit yang dipajang dalam rak terlihat telah dipenuhi jamur. Diduga penyebabnya karena ruangan yang lembap dan panas akibat tidak adanya sirkulasi AC selama mal ditutup. Selama lockdown, para karyawan tidak dapat memeriksa dan menjaga kondisi toko sehingga banyak produk jualan ditinggal begitu saja.

Ternyata, hal serupa juga diperkirakan bakal terjadi pada mal dan pertokoan di berbagai penjuru dunia. Bahkan jamur juga terlihat telah merusak kursi-kursi dalam bioskop yang terbuat dari bahan kain.



Peristiwa di atas juga telah menimbulkan kekhawatiran banyak orang akan koleksi tas, jaket dan sepatu kulitnya. Agar produk berbahan kulit tetap terjaga aman, simpan dalam ruang yang terhindar dari panas, lembap, dan sinar matahari langsung. Sesekali, berikanlah sirkulasi udara pada produk tersebut, jika disimpan dalam kotak maka bukalah tutupnya sejenak.

Disarankan juga untuk membersihkan produk kulit dengan membasuh perlahan permukaan menggunakan lap kering atau yang sedikit basah. Kunci untuk menghilangkan debu, kotoran, dan serpihan lainnya adalah jangan menggunakan terlalu banyak tekanan. Untuk melindungi perabotan rumah, bisa melakukan hal serupa serta menutupi permukaannya dengan kain atau plastik.

Sampai batas kondisi tertentu, barang yang telah diserang jamur masih dapat diselamatkan. Gunakan sedikit cuka dan air untuk mengelap permukaan yang memiliki bintik putih jamur secara perlahan. Setelah itu, untuk menjaga agar kondisi bahan kulit tetap prima bisa menggunakan cairan pelembab.

Sejak kemarin (11/5) pemerintah Malaysia telah mengizinkan sejumlah mal, pertokoan, dan juga hotel untuk dibuka kembali, tentunya tetap harus mengikuti peraturan restriksi. Jumlah pelanggan yang ada di dalam toko dibatasi, serta mereka harus mengenakan masker dan physical distancing.


sumber : LineToday

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar