Kinder Joy Ditarik Sementara oleh BPOM, Bukan karena Mahal Tapi karena Ini Alasannya -->

Kinder Joy Ditarik Sementara oleh BPOM, Bukan karena Mahal Tapi karena Ini Alasannya

Hampir semua anak-anak pasti menyukai cokelat. Salah satu merek cokelat ternama yang digemari anak-anak adalah Kinderjoy. Ya, kalian tentu sudah tak asing dengan camilan cokelat berbungkus putih dan oranye tersebut.

Apalagi, kalian bisa dengan mudah mendapatkannya di minimarket terdekat yang sering kalian temui di pinggir jalan. Sayangnya, rasanya yang enak tak membuat produk ini selalu digemari, terutama bagi para orangtua. Kenapa? Nyatanya harga camilan cokelat itu dirasa terlalu mahal.

Kinder Joy adalah salah satu jenis coklat yang memiliki kemasan menyerupai telur dan di dalamnya terdapat coklat dan sebuah hadiah yang menarik perhatian para anak kecil.

Masih terkait dengan merk coklat Kinder Joy. Beredar kabar yang disampaikan langsung oleh pihak BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) RI memutuskan untuk menghentikan sementara peredaran produk Kinder Joy di pasaran.

Adapun alasannya bukan karena mahal ya broo, keputusan ini diambil untuk menyikapi berita global dimana negara-negara eropa mencabut izin edar Kinder Joy Surprise karena diduga mengandung bakteri salmonella.

    "BPOM akan menghentikan peredaran produk merek Kinder untuk sementara waktu, sampai dipastikan produk tersebut tidak mengandung cemaran bakteri Salmonella," demikian keterangan tertulis yang dilansir dari laman resmi www.pom.go.id.

Selain itu, BPOM juga akan melakukan pengujian dengan metode random sampling di seluruh wilayah Indonesia terhadap produk Kinder Joy yang terdaftar.

BPOM menyebutkan produk yang ditarik adalah produk cokelat merek Kinder Surprise dalam kemasan tunggal 20 gram dan kemasan isi tiga masing-masing 20 gram, dengan batas kedaluwarsa masing-masing produk sampai dengan 7 Oktober 2022.

Kegiatan itu dilakukan sehubungan dengan diterbitkannya peringatan publik oleh (Food Standard Agency/FSA) Inggris terkait penarikan produk cokelat Merek Kinder Surprise. Kebijakan serupa juga diikuti oleh sejumlah negara di Eropa, antara lain Irlandia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Swedia.

Varian Kinder Joy yang dijual di Indonesia

Kinder Joy sendiri merupakan produk makanan import yang diproduksi oleh perusahaan Ferrero India PVT, LTD yang berasal dari India. Varian Kinder Joy yang beredar di Indonesia dan mendapatkan izin edar sebelumnya antara lain Kinder Joy, Kinder Joy For Boys, dan Kinder Joy For Girls.

Maka dari itu, di Indonesia, cokelat Kinder Joy ditarik BPOM juga sebagai bentuk waspada dan pencegahan. Dikhawatirkan, terdapat juga Kinder Joy yang berasal dari pabrik Arlon yang berhasil masuk ke Indonesia. Agar aman secara keseluruhan, produk ditarik sementara dari peredaran sampai ada rilis hasil investigasi dari produsen Kinder Joy, Ferrero.

Bagi Parents yang terlanjur membeli Kinder Joy baru-baru ini, diminta untuk mencek ijin edar yang tertera di luar kemasan. Jika menemukan Kinder Joy yang tidak memiliki ijin edar, dapat melaporkan ke Contactcenter HALOBPOM di email , telepon 1500533, atau WhatsApp +628119181533. Jika timbul kesakitan, harap segera memeriksakan diri ke dokter.

Tentang Bakteri Salmonella dan Efek yang Ditimbulkan

Sekilas mengenai Salmonella, dilansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), adalah bakteri tak kasat mata yang disebabkan oleh Salmonenellosis. Bakteri ini dapat ditemukan di makanan mentah, kotoran hewan, atau air yang sudah terkontaminasi.

Gejalanya bisa terlihat mulai dari 4-7 hari setelah terinfeksi. Pada beberapa kasus, dapat menyebabkan feses berdarah. Penderitanya kebanyakan bermasalah pada perut seperti diare, kram perut, hingga demam.

Apabila terjangkit bakteri Salmonella, sebaiknya menjaga tubuh tetap terhidrasi cukup dengan meningkatkan asupan air putih. Selalu rajin cuci tangan dengan sabun, serta memasak makanan hingga matang.

Itulah tadi alasan kenapa BPOM untuk sementara waktu menghentikan sementara peredaran Kinder Joy baik di minimarket atau supermarket.

Jika memang produk coklat ini sudah dipastikan aman dan tidak mengandung bakteri salmonella saat dilakukan pengecekan maka bisa saja akan kembali diedarkan atau diperjualbelikan karena telah aman.

Mudah-mudahan dengan sikap tanggap dari BPOM untuk mengecek isu dan dugaan yang beredar di negara Eropa bahwa Kinder Joy mengandung bakteri salmonella tersebut menjadi jalan terbaik agar tidak ada korban seperti di negara Eropa yang mencapai puluhan hingga ratusan anak kecil.

Sambil menunggu kejelasan mengenai keamanan cokelat Kinder Joy, kamu bisa beralih sementara ke jajanan sehat dulu yang nggak kalah enaknya.

Oke, semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi himbauan serta tambahan wawasan bagi kita semua.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Terima kasih telah membaca Kinder Joy Ditarik Sementara oleh BPOM, Bukan karena Mahal Tapi karena Ini Alasannya , Dapatkan Update dari PanjiNawangkung di Google News Dengan klik LINK/GAMBAR DIBAWAH INI dan jangan lupa FOLLOW
Image
  1. Untuk menyisipkan sebuah kode gunakan <i rel="pre">code_here</i>
  2. Untuk menyisipkan sebuah quote gunakan <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image">url_image_here</i>

DMCA.com Protection Status

Page Load Time...