Inilah 8 Alasan Kenapa Kamu Jangan Balikan Sama Mantan

Inilah 8 Alasan Kenapa Kamu Jangan Balikan Sama Mantan

Alasan Kenapa Kamu Jangan Balikan Sama Mantan


Tiap kali ingat kata ‘mantan’, apa yang ada di kepalamu? Move on? Kenangan indah? Atau malah janji-janji manisnya? Sebagai orang yang pernah mengisi hari-hari kita, wajar saja jika mantan kekasih terkadang susah dilupakan. Tetapi, bukan berarti gak bisa, lho. Kamu masih bisa melanjutkan hidup dan berbahagia walau tanpa kehadiran dia. Namun bagaimana jika mantan suka datang dan pergi? Kamu sudah berhasil melupakan, tapi tiba-tiba dia datang dan menawarkan cintanya lagi, dan akhirnya semua usaha move on yang kamu lakukan selama ini gagal seketika.

Kalau keadaannya sudah begitu, apakah kamu harus langsung menerimanya lagi? Mau balikan lagi dengan dia? Eitss, tunggu dulu. Pertimbangkan dulu beberapa alasan di bawah ini yuk!


Banyak cowok/cewek yang lebih baik.
@novia_juli

Percayalah, kamu pantas mendapatkan pasangan yang lebih setia dan lebih bisa membahagiakanmu. Ada banyak orang yang lebih pantas untukmu. Coba deh buka hatimu untuk orang baru. Beri kesempatan padanya untuk membuka lembar baru bersamamu, dan biarkan kenangan tentang mantan menjadi pelajaran di hidupmu.


Putus tandanya dia bukan yang terbaik untukmu.
@pinkyayuwilantika

Seindah apapun mantan, begitu kalian putus berarti dia bukan yang terbaik untukmu. Mungkin akan terasa menyakitkan saat ternyata kalian tidak bisa bersama lagi, tapi percaya deh bahwa saat kita kehilangan sesuatu berarti Tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik. Be positive, dan yakin deh akan ada kisah lebih indah menantimu.


Kamu sudah tahu hubungan kalian akan seperti apa.
@novia_juli

Balikan dengan mantan itu, seperti membaca novel yang sama dua kali. Kamu pasti tahu betul endingnya akan seperti apa. Jadi, untuk apa buang-buang waktu untuk kembali menjalani kisah yang kurang lebih akan sama dengan orang yang sama? Lebih baik move on dan fokus pada kebahagianmu.


Kamu sudah tahu sifat jeleknya.
@shafiraayuk

Berhubungan dengan seseorang sekian lama, pasti membuatmu tahu sifat jeleknya. Nah, jika sifat jelek itu yang merupakan sebab kalian berpisah, maka kembali bersama hanya akan membuatmu menghadapi sifat jelek yang sama. Yakin kamu mau?



Hanya akan mengorek luka lama.
@sandraawidji

Menjalani hubungan berulang dengan ending yang menyakitkan akan membuatmu mengorek luka lama. Andaikan suatu hari kalian bertengkar lagi, luka dan sakit hati itu akan diungkit lagi, dan kemungkinan akan membuatmu jauh lebih sedih. Capek nggak, sih?



Cinta saja tidak cukup!
@novia_juli

Dalam sebuah hubungan, cinta saja tidak cukup, Ferguso. Kamu dan pasangan juga memerlukan aspek komitmen, kepercayaan, kejujuran, komunikasi yang baik, dan banyak hal lainnya. Nah, salah satu dari sekian aspek di atas pasti sudah cidera saat kalian putus. Lantas buat apa kembali lagi jika yang tersisa hanya cinta? Cinta bisa pudar dan berubah, jika tidak diikat oleh komitmen, kejujuran, dan komunikasi.



Jika sudah terjadi, percayalah itu memang takdir.
@inda_aldric

Tidak ada suatu kejadian yang terjadi secara kebetulan, termasuk perpisahan kalian. Walau kamu merasa bahwa mungkin hal itu terjadi karena kalian mengambil keputusan yang salah. Semua yang terjadi, yakinlah, adalah bagian dari takdir. Jadi fokuslah ke depan, benahi hati dan perasaanmu, dan jadikan kegagalan kalian sebagai pelajaran berharga.


Hubungan kalian akan menjadi toxic relationship.
@pinkyayuwilantika

Toxic relationship adalah hubungan yang saling meracuni, saling menyakiti dan melukai. Ketika sudah pernah sakit hati dan berujung putus, lantas kembali bersama lagi, bukan tidak mungkin kalian akan saling menyakiti nantinya. Mengungkit masa lalu dan kesalahan yang pernah terjadi, akan memicu pertengkaran baru dan menjadikan hubungan kalian tidak sehat.

Tidak selamanya putus cinta akan menyisakan kesedihan saja. seiring waktu, bisa jadi peristiwa itu akan membuatmu semakin kuat, tangguh, dan akhirnya mendapat bahagia di masa depan.

Jadi, jika ingin kembali bersama mantan, mending pikir-pikir dulu, ya. Masih banyak orang yang lebih baik, lebih cocok denganmu, dan yang pasti lebih pantas mendampingimu.


Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar