Apa Itu Toxic Relationship dan Seperti Apa Tanda-Tandanya ?

Apa Itu Toxic Relationship dan Seperti Apa Tanda-Tandanya ?

Apa Itu Toxic Relationship dan Seperti Apa Tanda-Tandanya ?

 

 

Ada sebuah istilah lama yang diambil dari penggalan lirik lagu: “jatuh cinta berjuta rasanya.” Namanya berjuta rasa, pasti enggak cuma bahagia aja dong? Memang sih, kalau lagi jatuh cinta, semua hal terasa enggak penting lagi. Dunia serasa lebih kecil, cuma ada kamu dan si dia. Jatuh cinta merupakan perasaan yang sangat manusiawi.

Biasanya benih-benih jatuh cinta dimulai dari rasa kagum, semisal aja kamu mengagumi gebetan atau pacar ketika si dia lagi main basket atau kamu merasa si dia sangat pintar atau ahli dalam suatu hal. Setelah rasa kagum tersebut semakin besar, baru deh kamu merasa jatuh cinta dan rasanya wajah si dia berputar-putar di kepala kamu.

Dalam sebuah hubungan percintaan, enggak bisa lepas dari yang namanya pertengkaran, rasa cemburu, ingin memiliki sepenuhnya, moody, insecure, dll. Semua hal tersebut sebetulnya wajar kalau tidak berlebihan.

Masalah muncul ketika persoalan tersebut tidak pernah selesai dan selalui menghantui hubungan kamu. Sifat-sifat berlebihan ini nantinya akan menjurus jadi toxic relationship.

Toxic relationship merupakan sebuah kondisi berkaitan dengan area negatif dalam sebuah hubungan, yang berujung pada hubungan yang tidak bahagia dan besar kemungkinan untuk putus hubungan.

Orang yang hidup dalam hubungan yang tidak sehat atau istilah lainnya toxic relationship, biasanya tidak sadar bahwa mereka dalam hubungan yang berbahaya. Tidak mengherankan jika kemudian, banyak orang di luar yang menganggap para korbannya: bodoh!

Namun, tidak sedikit pula yang menyadari bahwa hubungan tersebut memang tidak baik untuk dilanjutkan. Sayangnya, kita tidak menemukan cara untuk dapat keluar dari cengkraman si toxic relationship ini. Apalagi ada perasaan, “Bagaimana bisa aku pergi begitu saja, dengan segala proses yang pernah kami jalani bersama?”

Lantas, apakah ini adalah sesuatu yang wajar? Mencintai seseorang yang justru paling sering membuat kita menangis diam-diam?

Maka dari itu, kamu perlu mengetahui apakah kira-kira hubungan kamu sedang memasuki area toxic relationship atau tidak. Sebab, sebenarnya jangan-jangan bukan salah pasangan kamu selama ini, tapi permasalahannya ada di kamu. Wah!

Nah, gimana sih cara ngecek hubungan kita, apakah toxic atau enggak? Yuk simak..

Kehilangan kepercayaan diri 

@chichadella97


Hal paling mudah adalah kamu terlalu tergantung sama pasangan kamu, yang membuat kamu gak percaya diri melakukan apapun. Entah karena terlalu sering dimanja, atau karena ketika kamu melakukan sesuatu di depan pasangan kamu, kamu dimarahi. 

Akhirnya, kamu jadi tidak percaya diri. Kamu berpikir gak bisa ngelakuin sesuatu tanpa pasangan kamu, atau kamu berpikir kalau kamu selalu salah. Bahaya banget ya?



Merasa dikekang 

@_halondaa


Pernah ngerasa kalau main kemana-mana gak bebas? Main sama temen dimarahin? Gak bales chat lama dianggep selingkuh? Bahkan, sampai ditanyain ke teman kita soal keberadaan kita. Kalo bernah, hati-hati. Pasangan kamu ngekang kamu, dan itu gak baik. 

Hubungan itu perlu banget yang namanya kepercayaan. Karena itu, kalau gaada kepercayaan dalam hubungan kamu, yang ada kalian akan terus berantem, dan kamu gak akan pernah bisa bergaul dengan bebas.



Mengancam Hubungan 

Enggak jarang, ketika sedang berselisih, kita atau si dia jadi lupa diri dan enggak mikir panjang, bahkan mungkin seringkali terlontar keputusan untuk mengakhiri hubungan. Ada baiknya, ketika sedang mengalami perselisihan, kamu dan pasangan lebih dulu mendinginkan kepala dan cobalah untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi.

Sebab, terkadang permasalahan itu hanya sekadar membutuhkan komunikasi yang jelas. Salah satu jenis toxic relationship seperti ini akan merugikan hubunganmu. 

Coba untuk berpikir terbuka, mau berdiskusi, tidak hanya dalam hubungan dengan pasangan tapi juga dalam hubungan dengan orang lain.



Depresi  

@nobitasr12


Nah, ini yang paling parah. Apa sih tandanya? Simpelnya, apapun yang berhubungan tentang pasanganmu membuat kamu sedih, muram, bahkan stres. 

Kalau kamu udah merasa depresi dalam hubungan mu, mending udahin aja deh. Kasian kamu yang mentalnya terganggu, dan kasian dia jadi membuat hidup jadi depresi.


@estialfian


Jika hubungan percintaan kalian hanya menyisakan lara dan blas nggak ada bahagia-bahagianya. Coba ditelaah pelan-pelan, apakah hubungan kalian termasuk toxic relationship?



Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar