Alasan Kenapa Celana Dalam Cewek Dijual Berceceran Sedangkan Celana Dalam Cowok Dalam Kemasan?

Alasan Kenapa Celana Dalam Cewek Dijual Berceceran Sedangkan Celana Dalam Cowok Dalam Kemasan?

Kenapa Celana Dalam Cewek Dijual Berceceran Sedangkan Celana Dalam Cowok Dalam Kemasan?

 

Saat kamu jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, pernah gak sih penasaran kenapa banyak banget pakaian dalam cewek yang dipajang dan dipamerkan. Dengan segala warna, bentuk, dan ukuran mulai dari bh/bra hingga celana dalam, semua seolah sangat mendominasi produk daleman yang dijual. Sedangkan punya cowok, hanya di etalase, mentok dikenakan di maneken.

Penasaran, kan? Berikut alasannya.


1. Strategi marketing 

Apapun produk yang dijual, jika dipasarkan dengan cara yang sama seperti wanita yaitu secara berserakan, maka pria hanya akan membeli satu helai saja.

Oleh karena itu diperlukan strategi khusus dalam pemasaran celana dalam pria yaitu, dengan cara dijual dalam kemasan. Dengan begitu, jumlah celana dalam yang terjual pun lebih banyak.

Berbeda halnya dengan wanita yang senang untuk memilih. Jika strategi menjual dalam kemasan tersebut dilakukan, maka para wanita hanya akan membeli satu kemasan saja.

Alasannya karena, mereka merasa cukup membeli satu kemasan saja karena dalam satu kemasan tersebut sudah ada berbagai macam pilihan warna.

Sehingga, cara menjual celana dalam untuk wanita ini dilakukan secara berserakan agar para wanita mempunyai ruang lingkup pilihan yang jauh lebih luas.

Dengan begitu, terkadang tiga sampai lima helai pun masih dirasa belum cukup sehingga para wanita akan membeli lebih banyak lagi.

2. Terkesan lebih banyak pilihannya 

@andikaevii


 

Pada umumnya, wanita lebih senang untuk memilih. Sehingga akan pas jika wanita dihadapkan dengan berbagai macam produk yang memiliki banyak variasi dan pilihan.

Meski sudah yakin mau beli, kadang cewek punya banyak pertimbangan buat menentukan daleman apa yang ingin dia kenakan. Walau daleman pada dasarnya nggak akan ‘dipamerkan’ ke publik, tapi kebanyakan cewek lebih suka membeli barang yang dia suka. Nah, berdasarkan asumsi yang nggak pasti inilah, penjual-penjual memajang daleman cewek dengan bangganya, daripada harus mengambil-mengeluarkan satu per satu barang yang tengah dipertimbangkan para cewek untuk dibeli.

Untuk para pria yang biasa mengantar pasangannya berbelanja, pasti tahu kan rasanya muter dan balik lagi ke tempat semula karena dirasa nggak ada yang lebih cocok dari itu?

Berbeda halnya dengan pria, hal pertama yang mungkin akan dilihat oleh para pria itu jika bukan ukurannya, sudah tentu warna atau merk-nya kemudian harganya.

Selama pria suka, sudah tentu pasti akan dibeli. Selain itu, setelah memilih dan membeli biasanya mereka langsung menyelesaikan belanjanya tanpa perlu mencari hal yang lain.

3. Perbedaan pada warna dan ciri-cirinya 

dailystar.co.uk

Selain warna, tidak ada fitur lain dari celana dalam yang perlu diperhatikan oleh para pria. Selama ukuran dan warnanya pas, maka para pria akan langsung menyelesaikan belanjanya.

Berbeda halnya dengan wanita, ia akan cenderung untuk memilih warna-warna yang disukai dan memperhatikan bentuk serta variasi dari celana dalam yang akan dibelinya.

Selain itu, wanita juga umumnya akan mencari terlebih dahulu ke tempat lain sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.

4. Perbedaan sifat ketika berbelanja 

Sebagian dari pria mungkin memiliki rasa malu dan aneh ketika harus membeli celana dalamnya. Bahkan saat mengantar pasangannya pun, sebagian pria akan merasa kikuk.

Itulah beberapa alasan mengapa celana dalam pria dan wanita dijual dan dipasarkan dengan cara yang berbeda. Gimana menurut kamu?



Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar