Air terjun Kedung Kayang, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Merapi

Air terjun Kedung Kayang, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Merapi



Wisata di Kota Magelang tak hanya ada Candi Borobudur, tapi juga air terjun nan cantik. Air terjun tersebut berada di kaki Merapi, namanya adalah Air Terjun Kedung Kayang atau disebut juga Coban Kayangan.

Letak geografis air terjun Kedung Kayang berada di desa Nagrong, Wonolelo, Sawangan, Magelang. Daerah ini merupakan lereng Gunung Merbabu dan Merapi sehingga menyajikan pemandangan alam khas pegunungan yang indah nan spektakuler. Meski perjalan menuju ke sana agak tidak mudah, namun semuanya terbayar setelah sampai di tempat ini. Pemandangannya juara karena menyajikan air terjun yang cukup tinggi dengan suasana alam hijau Gunung Merapi.

@tri_krismawati

Air terjun ini bisa disaksikan dari gardu pandang dengan panorama yang indahnya tak terkira. Karena keindahannya, banyak sekali wisatawan yang antre untuk bisa foto di gardu pandang ini. Mulai dari remaja hingga orang yang sudah dewasa. Tak jarang pula spot foto gardu pandang ini digunakan untuk foto model.

Dengan banyaknya promosi lewat media sosial oleh para traveler zaman now, Kedung Kayang kini menjadi objek wisata yang semakin terkenal. Pengelola bahkan membangun semacam gardu di pepohonan yang tinggi. Spot ini sengaja dibuat untuk para wisatawan yang ini berfoto dan selfie.

@tiia_indah

Dari ketinggian kawasan Air Terjun Kedung Kayang ini, kamu juga dapat menyaksikan panorama alam Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Sehingga kamu bisa mengabadikan foto keindahan panorama di sana.

Pesona keindahan alam di sana sangat luar biasa. Tidak hanya itu saja, konsisi alam yang sangat alami, sangat asri, dan sejuk pastinya bisa bikin kamu betah berlibur di sana gaes.

@ahyanaa_

Air terjun ini berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Selain Hawanya sejuk, airnya juga sangat dingin. Pemandangan disekitar air terjun juga sangat indah membuat kita ingin berlama-lama menikmati kesegaran Air terjun Kedung Kayang.

Secara umum, lanskap Air Terjun Kedung Kayang terlihat seperti air terjun yang banyak terdapat di Indonesia. Namun, yang membuat air terjun ini berbeda adalah keberadaan cerita mistis yang menyertainya. Bahkan menurut kepercayaan masyarakat sekitar, tempat ini merupakan arena para empu beradu kekuatan.

Menurut masyarakat setempat, air di kawasan ini tidak pernah surut, sekalipun sedang musim kemarau. Hal ini karena air terjun berasal dari empat mata air. Keempat mata air ini memiliki hulu di Kali Pabean yang ada di Lereng Merbabu.

@silviakotna

Kesegaran air dari Kedung Kayang juga diselimuti oleh cerita legenda yang sudah banyak dipercaya oleh masyarakat sekitar. Diceritakan, pada zaman dulu ada tiga empu, yaitu Empu Putut, Empu Khalik dan Empu Panggung. Tiga empu tersebut sering mengadakan pertemuan di kawasan Kedung Kayang.

Pertemuan para empu ini bertujuan untuk adu kekuatan berupa Tanding Balang (adu lempar) yang dilakukan Bulan Suro. Pada pertandingan tersebut, siapa yang bisa melempar telur angsa ke arah kedung dan telurnya tetap utuh, dia pemenangnya.

Sayang, ketiga telur angsa tersebut pecah lalu masuk ke kedung. Anehnya, para empu tidak menemukan cangkang telur yang pecah. Dari pecahan telur itulah, konon mata air ini muncul; mata air yang tidak pernah kering.

@onezliano

Aura mistis juga amat kental terasa pada malam Jumat Kliwon saat bulan Suro.

Menurut cerita, pada malam itu, dari Kedung Kayang sering terdengar suara atau alunan gamelan Jawa yang nyaring.

Selain saat Jumat Kliwon, waktu istimewa di kawasan itu terjadi pada Kamis Wage. Di hari dan pasaran tersebut, konon akan banyak kera yang berkumpul di atas Kedung Kayang.

Kemisteriusan Air Terjun Kedung Kayang dengan segala macam legenda dan mitosnya, menjadi tambahan daya tarik yang tidak bisa ditampik.

@explorejogjaistimewa


Fasilitas Wisata Air Terjun Kedung Kayang

Fasilitas umum di Air Terjun Kedung Kayang sudah cukup lengkap. Mulai dari tempat parkir, toilet, kamar mandi, warung, tersedia disana. Disekitar Air Terjun Kedung Kayang tidak lama lagi akan dibangun villa menurut informasi dari salah satu penduduk sekitar, jadi Air Terjun Kedung Kayang besok akan menyediakan penginapan untuk wisatawan yang dari jauh.


Lokasi Air terjun Kedung Kayang

@siskayulita_


Bagi kamu yang ingin berlibur ke air terjun kedung kayang cukup mudah, bila dari pusat kota Magelang bisa mengarahkan kendaraan kamu ke Nagrong, Desa Wonolelo, Sawangan Magelang, Jawa Tengah.

Jarak tempuh kurang lebih 40 Km dengan estimasi waktu perjalanan 30 menit saja. Wisata ini tidak jauh dari Ketep Pass namun dipertigaan besar sebelum Ketep Pass nanti kamu harus membelokkan kendaraan kamu ke arah kanan yang menuju air terjun kedung kayang atau serah dengan bumi perkemahan Wonolelo.

Untuk mencapai lokasi kamu harus memakirkan kendaran kamu di perumahan warga karena wisata ini belum difasilitasi lahan arkir oleh Pemda setempat hanya halaman rumah warga yang menjadi parkir.

Perjalanan menuju air terjun dari perumahan warga tidak terlalu jauh hanya berkisar 400m menyusuri jalan setepak hingga melihat air terjun dari kejauhan dan untuk sampai ke dasar air terjun tentunya kamu harus melewati anak tangga yang dibuat secara alami oleh warga setempat memutar sejauh kurang lebih 1km baru kamu tiba di dasar air terjun kedung kayang.

@difaunil


Tiket

No Keterangan Biaya
1 Tiket Masuk Rp.5.000
2 Parkir Motor Rp.2.000
3 Parkir Mobil Rp.5.000

Ai rterjun ini bersumber dari sungai Pebelan, dengan ketinggian 40m air terjun kedung kayang merupakan tertinggi di Magelang. Jika traveler ingin turun langsung ke air terjun, disarankan untuk tidak datang pada musim hujan. Dikarenakan air terjun sering meluap dan tempat akan ditutup.

@7ustalvin

Tertarik untuk beriwisata ke sini? dengan harga tiket air terjun kedung kayang yang cukup terjangkau serta pemandangan yang disuguhkan begitu eksotis sayang jika kamu ke Magelang tidak menyepatkan liburan kesini.


Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar