Wetonmu Ora Pas Cintamu Kandas , Berikut Cara Menghitung Weton Jodoh

Wetonmu Ora Pas Cintamu Kandas , Berikut Cara Menghitung Weton Jodoh

menghitung weton jawa

Sering dengar kayak gini “Ora jawa keras Lur Wetonmu gak cocok Ra direstui”.

Bagi sebagian masyarakat di daerah Jawa, khususnya bagi yang masih menjunjung tinggi budaya Jawa. Syarat menikah itu selain ada pasangannya meyakinkan diri kita sendiri, diri pasangan, restu dari kedua orangtua, namun yang paling penting adalah restu weton. Weton menjadi salah satu faktor yang harus dilibatkan dalam urusan pernikahan ini.

Weton sendiri merupakan hari lahir seseorang dalam penanggalan Jawa, seperti selasa pon, kamis legi, atau jum'at kliwon. Weton juga dipercaya dapat menentukan watak dan sikap seseorang, sampai dapat digunakan untuk perhitungan dalam mendapatkan jodoh dan rejeki.

Untuk urusan jodoh, weton digunakan sebagai perhitungan untuk menentukan hari dan tanggal pernikahan kedua calon mempelai. Hasil dari perhitungan hari tersebut menghasilkan angka yang disebut neptu. Bukan hanya urusan menentukan tanggal, bahkan bisa sampai batal menikah karena hasil dari penjumlahan weton keduanya menunjukkan ketidakcocokan.

Setiap weton mempunyai hari naas dan hari baik. Hari naas ini artinya hari yang tidak baik untuk melakukan acara, berpergian, dan sebagainya. Hari naas ini juga diyakini sebagai keadaan lemahnya seseorang. Maka inilah alasannya orang tua kita mewanti-wanti agar jangan sampai weton kita diketahui orang banyak. Nah untuk hari baik ini, dalam acara pernikahan dijadikan rujukan untuk ijab kabul dan melaksanakan resepsi. Njlimet kan, ya?

Cara Menghitung Neptu

berikut dilansir dari borobudurnews
apa itu neptu ?

Untuk mengitungnya yang pertama kalian cukup tahu tanggal dan pasaran kalian dan pasangan lahir. Kedua Hasilnya ditambahkan lalu didapat angka2 seperti di table diatas soal Neptu hari dan Pasaran, sebelumnya kami berikan contoh: misal Kamu lahir 3 Juni 1999 (Kamis Wage) dan Pacarmu 31 Maret 1996 (Minggu Kliwon) berarti (8+4)+(5+8)= 25 yang berarti sujanan. Berikut table arti total penjumlahannya :


1. Pegat (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)
Dalam bahasa jawa berarti bercerai. Pasangan ini kemungkinan akan sering menghadapi masalah dikemudian hari. Masalah itu bisa dari masalah ekonomi, perselingkuhan, kekuasaan yang bisa menyebabkan perceraian.


2. Ratu (2, 11, 20, 29)
Identik dengan sosok yang dihormati. Jika hasilnya ratu, pasangan ini bisa dikatakan sudah cocok dan berjodoh. Sangat dihargai dan disegani oleh tetangga maupun lingkungan sekitar. Bahkan tak sedikit orang sekitar yang iri dengan keharmonisannya dalam membina rumah tangga.


3. Jodoh (3, 12, 21, 30)
Namanya saja sudah jodoh. Jika hasilnya Jodoh, pasangan ini memang ditakdirkan berjodoh. Mereka bisa saling menerima sgl kekurangan maupun kelebihan masing2. Nasib rumah tangga dpt harmonis sampai tua.


4. Topo (4, 13, 22, 31)
Dalam bahasa jawa bisa diartikan bertirakat. Pasangan ini akan sering mengalami kesusahan di awal-awal membina rumah tangga, namun pada akhirnya akan bahagia. Persoalan rumah tangga bisa dari ekonomi dan lain sebagainya. Tapi setelah mempunyai anak dan cukup lama berumah tangga, hidupnya akan sukses serta bahagia.


5. Tinari (5, 14, 23, 32)
Pasangan ini akan mendapatkan kebahagiaan. Kemudahan dalam mencari rezeki dan tidak akan hidup berkekurangan. Hidupnya juga diliputi keberuntungan.


6. Padu (6, 15, 24, 33)
Padu dalam bahasa jawa berarti cekcok atau pertengkaran. Rumah tangga pasangan ini akan sering mengalami pertikaian atau pertengkaran. Meski sering terjadi pertengkaran, nasib rumah tangga tidak sampai bercerai. Pertengkaran ini bahkan dipicu dari hal-hal yang bersifat sepele. Syukurlah!


7. Sujanan (7, 16, 25, 34)
Bagi yang hasil perhitungan wetonnya berjumlah 7, 16, 25, atau 34 juga wajib waspada. Rumah tangga ini akan sering mengalami percekcokan & masalah perselingkuhan.


8. Pesthi (8, 17, 26, 35)
Terakhir yaitu Pesthi dengan hasil perhitungan weton 8, 17, 26, dan 35. Mereka yang berada dalam kategori pesthi digambarkan akan memiliki rumah tangga yang rukun. Meskipun masalah tak bisa dihindarkan, namun tidak akan membuat kamu dan pasanganmu tercerai-berai. Kamu dan pasanganmu disebut akan memiliki kehidupan keluarga yang rukun dan harmonis.


Bagaimana hasil menghitung wetonmu dan pacarmu??
Pemahaman ini tidak bisa dijadikan pathokan utama dalam kehidupan sehari-hari. Tergantung dari sisi kepercayaan masing-masing. :)


Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar