Cara Menghadapi Pasangan Yang Posesif


Posesif adalah hal yang berbeda dari rasa cemburu, apalagi protektif. Posesif adalah rasa cemburu kelewat batas yang dibumbui dengan rasa insecure berlebihan. Pasangan sering melarang Anda bertemu kerabat tanpa alasan yang jelas? Atau diam-diam memeriksa percakapan pesan singkat di ponsel Anda? Berarti, sifat posesif ini ada di depan mata.

Dalam istilah lain, posesif disebut juga sebagai controlling behaviour atau perilaku suka mengatur berlebihan. Perilaku ini, seringkali dibungkus sebagai cara menunjukkan rasa sayang atau peduli terhadap pasangan. Namun itu tidaklah benar. Perilaku posesif bukanlah berakar dari rasa sayang, melainkan dari rasa takut dan rendahnya kepercayaan diri.

Didalam KBBI sendiri, didalam kamus besar bahasa indonesia. Kata posesif ini memiliki arti yang kurang lebih adalah "bersifat merasa menjadi pemilik", dan juga "Memiliki sifat cemburu".

Jadi bisa dibilang, jika ada cowok-cewek atau pasangan yang posesif. Berarti si dianya mudah merasa cemburu dengan kelakuan si pasangannya tersebut. Hal ini juga berlaku didalam hubungan pertemanan atau juga persahabatan. Dan saya rasa sebatas cemburu memang wajar dan wajib dilakukan. Hal ini untuk mencegah yang namanya perselingkuhan, hilangnya rasa cinta, dan sebagainya.

Namun, jika sudah masuk kedalam tahap lanjut, misalnya terlalu posesif / over posesif. Tentunya hal ini sangatlah berbahaya bagi hubungan. Karena jika pasangan terlalu posesif, tentunya segala gerak-gerik dan tingkah laku seseorang akan menjadi seperti dibatasi. Bahkan hanya sekedar menyapa teman lawan jenis, atau sekedar chat dengan teman di media sosial saja sudah dicurigai yang tidak-tidak.

Akibat dari tingkah laku over posesif tadi , maka hubungan percintaan tentunya akan menjadi tidak nyaman. Dan cenderung akan mengarah ke perpecahan dan kecurigaan berlebihan yang sama sekali tidak mendasar.

Cara Jitu Menghadapi Pasangan Posesif

Lalu bagaimana cara menghadapi pasangan yang posesif, sedangkan anda termasuk orang yang beranggapan bahwa posesif itu berlebihan. Memang dalam menjalin hubungan perlu membuat beberapa penyesuaian supaya hubungan percintaan langgeng sampai maut memisahkan.

Jujur pada pasangan

Dalam menjalin sebuah hubungan, terlebih bagi anda yang sudah menikah, kejujuran adalah hal utama yang harus dipegang teguh. Sepahit apapun kondisinya, jujur kepada pasangan wajib dilakukan. Apabila sekali saja tidak jujur, sangat sulit bagi pasangan untuk kembali mempercayai anda. Awal munculnya sikap posesif bisa jadi karena anda pernah tidak jujur kepada pasangan, sehingga rasa tidak percaya dan takut dibohongi selalu ada dalam diri.

Yakinkan pasangan

Sikap posesif bisa saja muncul karena ada rasa terlalu mencintai secara berlebihan tanpa memikirkan sisi lainnya. Bahkan bisa jadi orang yang posesif memiliki ketakutan tinggi kalau sampai kehilangan pasangannya, untuk itu ada baiknya jika anda meyakinkannya bahwa anda juga sangat mencintainya dan tidak akan berkhianat padanya.

Mengenalkannya pada semua teman

Menghadapi pasangan posesif memang kadang bikin emosi, lagi jalan sama teman dicurigai, padahal sudah ijin sebelumnya. Ada baiknya jika anda memperkenalkan teman-teman kepada pasangan, terlebih jika sudah menikah. Hal tersebut akan membuat pasangan jauh bisa lebih tenang.

Mintalah ruang privasi dan jangan selalu dituruti

Menuruti semua perkataan dan larangan pasangan posesif justru akan membuat anda stres karena tidak bisa bersosialisasi. Mintalah ruang privasi karena setiap orang berhak merasakan me time tanpa pasangan. Ruang privasi wajib dimiliki karena sebagai manusia biasa kita tidak harus selalu bersama pasangan selama 24 jam, hal ini untuk menjaga agar ada fariasi dan menghindari gesekan antar pasangan.

Itulah tadi Cara Menghadapi Pasangan Yang Posesif. Ingat ya , cinta boleh tapi jangan sampai mengekang orang kamu kamu sayang :)

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar