Berbagai Manfaat Dari Tanaman Singkong

berbagai Manfaat Dari Tanaman Singkong

Apakah kalian tahu apa itu Ketela Pohon?
Bagaimana kalau Singkong?

Pasti kebanyakan dari kalian menjawab tahu apa itu singkong dan hanya beberapa dari kalian yang familiar dengan kata Ketela Pohon. Orang Indonesia lebih sering menyebutnya singkong. Di daerah Trenggalek singkong disebut juga TELO (gaplek).

Singkong adalah tanaman yang termasuk ke dalam umbi-umbian , dengan nama latin Manihot esculenta merupakan tumbuhan jenis umbi akar atau akar pohon yang panjang fisik rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm, tergantung dari jenis singkong yang ditanam. Tanaman yang satu ini dapat ditemui di seluruh wilayah Indonesia. Singkong telah menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia dan bahkan menjadi makanan pokok pengganti nasi. Karena singkong mengandung banyak karbohidrat.

Selain kaya akan karbohidrat, tanaman ini juga memiliki mengandung protein, serat, asam folat, vitamin A, vitamin B9, vitamin C, vitamin E, vitamin K, niacin, pyridoxine, thiamin, riboflavin, mangan, kalsium, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, sodium dan zinc. Kandungan kalori dalam singkong yang cukup tinggi sangat mudah dicerna dalam tubuh sehingga membuat kita yang mengkonsumsinya menjadi cepat kenyang.

Selama ini mungkin kalian tahu jika singkong hanya dapat diolah menjadi jajanan, makanan, dan minuman. Tahukah kalian jika singkong juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, tidak hanya dagingnya, daun, dan kulitnya pun dapat kita manfaatkan. Berikut ini beberapa manfaat singkong :

Sumber Energi
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, singkong mempunyai zat pati 2 kali lebih banyak dari kentang sehingga menyadikannya sebagai makanan penambah energi berkat adanya sumber karbohidrat kompleks.

Memperlancar Sistem Pencernaan
Di dalam singkong juga terdapat kandungan serat yang berperan untuk memperlancar sistem pencernaan, sehingga organ-organ pencernaan menjadi lebih sehat dan terhindar dari masalah gangguan pencernaan seperti susah buang air besar, wasir, perut kembung, sembelit dan lain sebagainya.

Baik untuk Diet Rendah Lemak
Walaupun singkong mempunyai kandungan karbohidrat cukup tinggi, namun singkong merupakan makanan rendah lemak dan rendah kolesterol sehingga cocok dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalankan diet rendah lemak. Namun, untuk menjalankan diet rendah lemak hanya disarankan untuk mengkonsumsi singkong yang sudah direbus.

Mencegah dan Mengatasi Anemia
Kandungan komponen mineral, termasuk zat besi yang ada di dalam singkong berperan untuk membantu proses pembentukan sel-sel darah merah sehingga tubuh terhindar dari masalah anemia atau kurang darah.

Baik Dikonsumsi Oleh Penderita Diabetes
Para penderita diabetes dianjurkan untuk mengkonsumsi singkong daripada mengkonsumsi nasi. Hal ini disebabkan karena singkong tidak memiliki kandungan kadar gula sehingga aman dikonsumsi para penderita diabetes (penyakit gula darah).

Meningkatkan Nafsu Makan
Singkong mempunyai kandungan nutrisi dan karbohidrat kompleks yang berperan untuk meningkatkan nafsu makan.

Mencerdaskan otak
Berbagai penelitian menyebutkan bahwa di dalam daun singkong ada berbagai kandungan asam amino yang diperlukan tubuh baik untuk membantu mengubah karbohidrat menjadi energi, membantu pemulihan kulit dan tulang, meningkatkan daya ingat, kinerja otak dan metabolisme asam amino lain. Dalam kaitan mencerdaskan otak ada beberapa asam amino yang terkandung dalam daun singkong yaituasam glutamik, phenilalanin, tirosin dan triptophan.

Tanaman Singkong yang kaya akan manfaat

BEBERAPA CARA MELAKUKAN PENGOBATAN DENGAN SINGKONG


Mengobati sakit kepala
Anda dapat memanfaatkan daun singkong untuk mengobati sakit kepala. Caranya Ambillah beberapa lembar daun. Lalu tumbuklah sampai halus. Setelah itu kompreskan pada kepala yang sakit.

Mengobati Demam untuk mengobati demam rebuslah sekitar 60 gram batang singkong dan 300 gram daun singkong dengan air 800 cc, tunggu sampai rebusan menyusut kira kira 400 cc kemudian angkat rebusan dan saring airnya lalu di minum. minum lah air nya 2 kali sehari untuk hasil yang lebih maksimal.

Mengobati luka
Untuk mengobati luka yang telah infeksi ,ambil lah batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian luka. Untuk luka akibat benda panas, parut lah singkong lalu peras dan ditempelkan pada bagian yang luka, lakukan hingga luka mengering.

Mengobati Rematik
untuk mengobati remati bisa dilakukan dari luar dan dari dalam,untuk pengobatan dari luar ambil daun singkong sebanyak lima lembar, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, kemudian dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah itu diaduk,kemudian dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.

Untuk melakukan pengobatan dari dalam,sediakan 100 gram batang singkong, serai, garam ,dan jahe 15 gram, kemudian rebus semua bahan tersebut dengan air sebanyak 1000 cc, biarkan rebusan tersebut sampai menjadi 400 cc kemudian angkat rebusan dan saring, lalu minum air rebusan sebanyak 200 cc sekali dalam sehari, lakukan selama dua hari.

Mengobati Diare
Untuk mengobati diare caranya yaitu rebuslah 7 (tujuh) lembar daun singkong dengan air kira kira sebanyak 900 cc, lalu biarkan sampai tersisa kurang lebih 450 cc. Kemudian angkat rebusan tersebut dan saring lalu minumlah 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

Mengobati Cacingan dan beri-beri
Untuk mengobati cacingan pada anak-anak, caranya ambil 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina kemudian rebus dengan 600 cc air biarkan hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. untuk Mengatasi beri-beri, ambil 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.


Itulah manfaat dari singkong yang mungkin belum kamu tahu. Tapi inget ya , harus hati-hati karena ada beberapa singkong yang mengandung sianida tinggi. Oleh karena itu sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi singkong mentah. Berikut ini beberapa cara agar singkong lebih aman untuk dikonsumsi dilansir dari Healthline:

Mengupas: Kulit akar singkong mengandung sebagian besar senyawa penghasil sianida. Maka dari itu, wajib mengupas singkong sebelum mengolahnya.

Rendam: Merendam singkong dalam air selama 48-60 jam sebelum dimasak dapat mengurangi jumlah bahan kimia berbahaya yang dikandungnya.

Memasak: Karena bahan kimia berbahaya ditemukan dalam singkong mentah, penting untuk memasaknya hingga matang. Cara sehatnya adalah dengan merebusnya.

Pasangkan dengan protein: Makan beberapa protein bersama dengan singkong mungkin bermanfaat, karena protein membantu membersihkan tubuh dari racun sianida.

Pertahankan diet seimbang: Anda dapat mencegah efek buruk dari singkong dengan memasukkan berbagai makanan dalam diet.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar