Polisi di Peru Keliling Ingatkan Bahaya Covid-19 , Dengan Berkostum Virus Korona dan Malaikat Pencabut Nyawa




Hingga hari ini Selasa (12/5/2020), Peru telah melaporkan lebih dari 68 ribu orang yang telah positif terinfeksi virus Covid-19 di negerinya. Jumlah tersebut membuatnya sebagai negara dengan kasus Covid-19 terbanyak kedua di kawasan Amerika Selatan, di bawah Brazil yang memiliki kasus 2,5 kali lipat lebih banyak.

Demi mencegah orang bepergian ke luar rumah, polisi di Peru telah melakukan hal unik seperti terlihat pada video di bawah.



Polisi di kota Tacna, sebuah kota di selatan Peru dan berbatasan langsung dengan Negara Chile ini mengenakan kostum unik. Kostum yang berbentuk virus Covid-19 untuk mengingatkan warga yang sedang berada di luar rumah untuk tetap menjaga jarak antar sesama.

Selain itu, ada juga polisi yang memakai kostum sebagai malaikat pencabut nyawa (grim reaper) ketika berkeliling untuk menakut-nakuti warga yang sedang berada di luar rumah. Bahwa jika mereka tak menjaga jarak, kematian sudah dekat. Mereka mencoba mengingatkan masyarakat yang bandel akan bahaya dari wabah Covid-19 telah mengakibatkan lebih dari 1.900 kematian di negara tersebut.

Pemerintah Peru telah memberlakukan lockdown sejak 26 Maret lalu hingga 24 Mei mendatang, namun dikabarkan masa restriksi bakal diperpanjang kembali. Bahkan sebelum diterapkan lockdown, otoritas telah lebih dulu memasang jam malam di seluruh negeri.

Meski tentara juga telah dikerahkan untuk mengawasi berjalannya lockdown dan jam malam, jumlah kasus Covid-19 kian meningkat sehingga aparat kini mencoba cara lain untuk mengajak masyarakat bekerja sama dalam mengatasi wabah ini.

Aparat di Peru sebelumnya juga telah menjadi sorotan di media sosial ketika video menampilkan 7 anggota kepolisian melakukan 'goyang peti mati' alias the coffin dance (Pallbearers Dancer) , sebuah tradisi dari Ghana Afrika. dengan mengenakan perlengkapan komplit, para polisi tersebut mereka berjoget dengan alunan lagu Astronomia milik Vicetone & Tony Igy , sambil mengangkat peti mati layaknya regu asli dari Ghanayang mempopulerkan gerakan tersebut.




sumber : TodayLine

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar