Berkat Kekuatan Cinta, Pasangan Tertua ini Berhasil Sembuh dari Corona


Corona memang dikabarkan lebih mudah menginfeksi orang-orang lanjut usia. Alasannya, imunitas orang lanjut usia udah jauh menurun sehingga mereka lebih mudah terserang virus. Terbukti, banyak orang lansia dari seluruh dunia yang terserang covid-19, termasuk sepasang suami istri di India yang usianya hampir mencapai 100 tahun.

Biasanya sulit sekali bagi orang-orang tua yang telah terinfeksi corona untuk kembali sembuh, apalagi jika sudah ada penyakit lain yang menyertainya. Syukurnya, suami istri asal India ini bukanlah pasangan biasa. Cinta kasih yang kuat di antara keduanya menimbulkan semangat bertahann hidup yang tinggi. Kini keduanya telah bebas dari covid-19.

Thomas Abraham yang berusia 93 tahun bersama sang istri, Mariyamma, yang berusia 88 tahun adalah pasangan tertua yang terpapar virus corona di India. Pasangan ini sudah mennikah sejak tahun 1947 dan tetap bersama hingga saat ini.

Saat pandemi Covid-19 muncul, Abraham dan Mariyamma menjadi korban positif karena tertular dari sang putra yang baru saja kembali dari Italia pada akhir Februari 2020 lalu. Awalnya, Abraham dan Mariyamma mengalami demam ringan. Kemudian, mereka diminta untuk tes corona dan hasilnya menunjukkan positif.

Abraham dan Mariyamma pun segera dilarikan ke rumah sakit di Kottayam yang jaraknya mencapai 58 km dari kediamannya. Dua hari setelah dirawat di rumah sakit, Abraham mengalami serangan jantung hingga harus memakai ventilator selama seminggu.

Selama dirawat, Abraham selalu memikirkan sang istri. Mereka memang dirawat di rumah sakit yang sama namun di bangsal yang terpisah. Tak heran jika suami istri yang sudah bersama selama 73 tahun ini merasa saling merindukan.

Mereka pun saling menanyakan kabar melalui para perawat yang keluar masuk ke bangsal mereka. Melihat kondisi ini, para petugas pun memutuskan untuk menyatukan ruangan Abraham dan Mariyamma. Keduanya ditempatkan di tempat tidur yang berdekatan hingga bisa saling berpegangan tangan. Hari demi hari, mereka saling memberikan cinta dan dukungan agar segera sembuh.

Setelah mendapatkan perawatan yang cukup lama, Abraham dan Mariyamma pun mulai membaik. Ketika mereka dites kembali, mereka dinyatakan negatif virus corona. Keduanya pun bisa kembali ke rumah pada awal April lalu dalam kondisi sehat.

Kondisi ini cukup membuat petugas medis terheran-heran. Pasalnya, pasien positif corona yang berusia lebih dari 65 tahun memiliki tingkat kesembuhan yang rendah. Oleh sebab itu, kesembuhan Abraham dam Mariyamma disebut-sebut sebagai keajaiban.

Abraham dan Miriyamma telah menanggap diri mereka sebagai satu yang tak terpisahkan. Tetap saling menyemangati, memberikan energi positif, membuat Abraham dan Miriyamma berhasil melawan corona dan menjadi pasien tertua di India yang berhasil sembuh.

Selain dari asupan makanan, imunitas juga bisa ditingkatkan dengan tekad yang kuat untuk bertahan hidup. Menjaga pikiran tetap kuat dan positif, hati yang selalu bahagia dan dipenuhi cinta kasih, niscaya daya tahan hidup akan meningkat. Perawatan medis akhirnya hanya pendukung, sebab kekuatan utamanya ada di dalam diri sendiri.

Selama berhari-hari dirawat di rumah sakit, Abraham dan Mariyamma berusaha memerangi virus corona bersama. Mereka menganggap diri sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan. Berkat cinta dan ikatan batin itulah keduanya bisa sembuh. Kini mereka kembali menjalani rutinitas seperti biasa di rumahnya. Setiap pagi, Abraham membuatkan kopi hitam untuk dirinya dan Mariyamma. Lalu mereka menikmatinya bersama sambil mendengarkan musik.

Kisah romantis Abraham dan Mariyamma membuktikan kalau cinta sejati itu ada. Tak peduli berapa tahun telah berlalu, mereka tetap menyayangi pasangannya. Sungguh menginspirasi, ya! Bisa dijadikan panutan untuk anak-anak muda zaman sekarang

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar