Curiga Istri Tak Sapa Teman Pria di Warung, Pria Ini Malah Cemburu hingga Cakar dan Pukul Muka Istri

Iklan Semua Halaman

Curiga Istri Tak Sapa Teman Pria di Warung, Pria Ini Malah Cemburu hingga Cakar dan Pukul Muka Istri

Bukan Siapa-siapa

Seorang pria beristri di Trenggalek kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tulus (38) melakukan penganiayaan lantaran curiga istrinya tak sapa teman pria saat bertemu di warung.

Ia malah cemburu buta hingga tega mencakar dan memukul muka istrinya.

Kejadian itu bermula ketika Tulus dan istrinya yag bernama Suwarti hendak pergi ke Kecamatan Panggul, Senin (9/9/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. Di tengah jalan, mereka berhenti di sebuah warung untuk istirahat.

Di lokasi itu, ada Taufik yang merupakan teman Suwarti. Meski berteman, Taufik dan Suwarni tak saling tegur sapa. Hal tersebut justru membuat Tulus merasa curiga. Tulus curiga jika Suwarti dan Taufik memiliki hubungan khusus.

Tulus dan sang istri lalu memutuskan untuk kembali ke rumah dan tidak melanjutkan perjalanan. Namun, di tengah perjalanan tersebut keduanya justru terlibat percekcokan di atas sepeda motor. Pria 38 tahun tersebut naik pitam karena rasa cemburu yang menyelimutinya.

"Di perjalanan, ternyata ada sikap yang kurang terpuji dari tersangka. Karena suami emosi, kesal dan curiga, mereka cekcok di sepeda motor,” kata Kapolres Trenggalek, AKBD Jean Calvijn Simanjuntak, Kamis (3/10/2019).

Emosi tersebut membuat Tulus membentur-benturkan kepalanya ke wajah Suwarti. Tak mau kalah, Suwarti yang kesal juga membalas perlakuan Tulus dengan membenturkan kepalanya juga.

Aksi saling membenturkan kepala akhirnya membuat keduanya terjatuh dari motor. Meski terjatuh dari motor, keduanya tetap melanjutkan percekokan hingga berujung sikap kasar Tulus.

Tulus tega mencakar dan memukul muka Suwarti.



Istri sempat kabur
Setelah dicakar dan dipukul suaminya, Suwarti lalu memilih untuk kabur ke rumah tetangga.

Namun, Tulus tetap mengejar sang sitri hingga kembali memukulnya.

“Korban lalu melarikan diri. Kebetulan di sisi jalan ada rumah tetangga. Pada saat korban melarikan diri, ternyata tersangka kurang puas hingga mengejar dan kembali memukul sang istri,” ungkap Calvijn.


Tak terbukti selingkuh
Akibat perbuatan suaminya, Suwarti mengalami luka yang berat. Ia pun melaporkan Tulus kepada pihak kepolisian pada Jumat (27/9/2019). Calvjin menambahkan, polisi berupaya melakukan media terhadap pelaku dan korban namun gagal, Korban bersikukuh untuk tetap ingin melaporkan suaminya.



Dari hasil penyelidikan polisi, Suwarti dan Taufik tidak terbukti menjalin hubungan gelap.

Pelaku terlanjur naik pitam hingga tak mencari kebenaran dari kecurigaannya tersebut.

Dalam kasus ini, Tulus teracam hukuman penjara maksimal lima tahun.

“Pelaku disangkakan pasal 44 ayat 1 subsider pasal 44 ayat 4 UURI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman maksimal lima tahun pidana penjara,” pungkas Calvjin.







sumber (Tribunnews.com/Surya.co.id)